Iya , Benar di'a',
Entah dari mana kumerekamnya disini
Bingung ,!
Ya bingung , itu yang terjadi ,
Dimulai dari saat itu, awalnya
melihatnya seperti
Tak lain melihat sesuatu hal yang biasa ! namun berbeda dengan sekarang ini ,
Diawali melihatnya di barisan, saat
kami dalam masa orientasi Mahasiswa ,
saat itu dari barisan pertama melihatnya. Dia berada pada barisan kedua samping
kiri dari saya, begitu tidak sengaja, dia tiba-tiba memanggil senior , dan pada
saat itulah pertama kali melihatnya sama seperti pertama melihat orang yang
tidak ku kenal
Mulai dari saat itu, dengan tidak sengaja
selalu melihatnya, sampai pada saat pembagian kelas. Ternyata dia sekelas
denganku, hal itu masih biasa-biasa saja, sampai suatu saat hal aneh itu datang. Terasa mulai tersihir olehnya , saat itu dia
pertama kali menyapaku bertanya, tidak tahu pasti kapan hal aneh ini mulai
masuk dalam fikiranku. Hal aneh pertama ‘entah kenapa ingin sekali mengenalnya
dan saat itu fikiran ini memikirkan cara itu, singkat cerita hal itupun terjadi
, setelah beberapa kali mencoba namun kemampuan belum menyanggupi. Cara simple
untuk mengenalnya pun belum terfikirkan. Namun dia pertama kali mengajakku
bercanda dengan memebri tantangan buatku
untuk memintai nomor seorang cewe, melihatnya dan mendegarnya itu saja yang
terfokus , dan fikiran ini mengambil langkah , “mengapa cewe itu yang saya
mintai nomor , kenapa bukan dia” gumamku dalam hati , hal itu saya lakukakan
tidak memintai nomor cewe itu melainkan meminta
nomornya , serentak mungkin dia kaget , terkaanku pasti saat itu dia
tidak akan memberikan karna saya mungkin masih terlihat asing buatnya. Di luar
dugaan hal itu salah ! dengan tersenyum dia memberitahuku
Rasa aenh itu datng lagi, ketika hanya
ingin mengenalnya, keanehan itu berubah
. ingin lebih dekat menjadi salah stu teman yang bias buat dia tertawa, nyaman
. cara demi cara telah dilakukan untuk bias lebih dekat lagi bukan halnya
sekedar mengenalnya tetapi menjadi seorang temannya, hal yang kuinginkan pun
terjadi, dia mulai perlahan menerimaku sebagai temannya, terasa sangat dekat
jika halnya berbincang denganya terasa dia telah menjadi teman yang begitu lama
kukenal , tidak sepadan waktu yang yang baru saja ku menjadi seorang temannya
yang siap buat dia senang . banyak cerita hal menarik yang kita bicarakan
setiap kali kita bertemu maupun lewat alat komunikasi . sumpah demi apapun itu
kecuali kekuasaan Allah . dia telah membuatku begitu nyaman, begitu tenang,
begitu senang, setiap hari setiap jam setiap detik ku memikirkan hal-hal apalagi yang bisa membuatnya nyaman
dan bisa terus tertawa setiap kali kami berbincang, saat ini dan sesuatu akan
datang nanti ini kuharap bukan sesaat, yang kutakutkan semua itu berubah
setelah tiba masanya ku tidak dapat lagi membuatnya nyaman , tertawa .
kerennn,,,
BalasHapushehe..
Hapus